Beranda › Tempat Suci › Masjid Quba
Masjid Pertama

Masjid Quba

Masjid yang pertama dibangun Rasulullah ﷺ setibanya di Madinah. Menurut hadis, shalat dua rakaat di dalamnya berpahala seperti umrah.

مسجد قباء
Masjid Quba
Masjid Quba — Masjid Pertama

Sejarah Masjid Quba

Masjid Quba adalah masjid yang pertama dibangun Nabi Muhammad ﷺ setelah hijrah, terletak di kawasan Quba, bagian selatan Madinah. Menurut riwayat masyhur, masjid ini didirikan ketika beliau singgah di Quba sebelum memasuki kota Madinah, menjadi tempat ibadah pertama bagi kaum Muslim di kota itu.

Masjid ini dibangun bersama kaum Muhajirin dan Anshar, mencerminkan kerja sama antara dua kelompok yang bersatu dalam iman. Sepanjang sejarah, bangunan ini mengalami beberapa kali perluasan hingga berbentuk seperti sekarang, namun kedudukannya sebagai masjid yang pertama dalam sejarah Islam tetap terjaga dan dimuliakan.

Kedudukan & Keistimewaan

Masjid Quba memiliki kedudukan istimewa sebagai masjid yang pertama dalam sejarah Islam. Banyak jamaah menyempatkan berkunjung ke sini selama berada di Madinah untuk melaksanakan amalan yang dikaitkan dengan keutamaannya.

  • Masjid yang pertama, dibangun Rasulullah ﷺ setelah hijrah.
  • Shalat dua rakaat yang keutamaannya disebutkan dalam hadis.
  • Simbol awal terbentuknya masyarakat Muslim di Madinah.

Meski tidak termasuk rukun haji, kunjungan ke Masjid Quba termasuk amalan yang dianjurkan bagi jamaah yang berada di Madinah, dan biasa menjadi bagian dari rangkaian ziarah kota Madinah.

Dalil & Riwayat

Al-Qur'an menyebut masjid yang dibangun atas dasar ketakwaan, yang menurut sebagian mufasir merujuk pada Masjid Quba. Allah berfirman:

"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar ketakwaan sejak hari pertama lebih pantas engkau berdiri (shalat) di dalamnya." — QS At-Taubah: 108

Dalam hadis yang masyhur disebutkan keutamaan shalat dua rakaat di Masjid Quba. Menurut riwayat, Rasulullah ﷺ biasa mengunjungi masjid ini dan melaksanakan shalat di dalamnya sebagai bagian dari kebiasaan beliau di Madinah.

Amalan & Adab di Masjid Quba

Beberapa amalan yang biasa dilakukan jamaah saat berkunjung ke Masjid Quba, dengan tetap menjaga adab dan ketenangan selama berada di dalamnya.

  • Melaksanakan shalat dua rakaat, sesuai keutamaan yang disebutkan dalam hadis.
  • Memperbanyak doa, zikir, dan membaca Al-Qur'an.
  • Menjaga adab, ketenangan, dan kebersihan masjid.
  • Tidak berdesakan dan memberi kesempatan kepada jamaah lain.

Jamaah juga dapat memperhatikan jejak sejarah masjid ini sebagai tempat ibadah pertama umat Islam di Madinah, sebagai pelajaran tentang kesederhanaan dan ketakwaan yang menjadi dasar pembangunannya.

Catatan untuk Jamaah Indonesia

Masjid Quba berjarak beberapa kilometer dari Masjid Nabawi, sehingga kunjungan biasanya dilakukan dengan kendaraan rombongan. Jamaah Indonesia dianjurkan mengikuti jadwal yang disusun pembimbing agar perjalanan berlangsung tertib dan tidak mengganggu waktu ibadah lainnya.

Manfaatkan kunjungan ini untuk shalat, berdoa, dan merenungi sejarah awal Islam di Madinah. Jangan lupa menjaga barang bawaan dan kembali ke titik kumpul sesuai waktu yang disepakati. Kunjungan yang singkat namun khusyuk akan lebih bermakna daripada waktu yang panjang namun tergesa-gesa. Kunjungan ke Masjid Quba biasanya berlangsung singkat, sehingga jamaah dianjurkan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Datang bersama rombongan, jaga ketenangan saat shalat, dan hindari berbincang yang tidak perlu di dalam masjid. Setelah selesai, jamaah dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal yang telah disusun pembimbing agar setiap tempat ziarah di Madinah dapat dikunjungi dengan tertib dan khusyuk. Bila memungkinkan, jamaah dapat membaca riwayat pembangunan masjid ini sebelum berkunjung untuk menambah pemahaman.

Apa yang Jamaah Lakukan di Masjid Quba

Kunjungan ke Masjid Quba biasanya dipusatkan pada shalat dua rakaat sesuai keutamaan yang disebutkan dalam hadis, lalu memperbanyak doa, zikir, dan tilawah. Sebagian jamaah memanfaatkan waktu untuk mengamati bagian bangunan dan mengenang perannya sebagai masjid pertama dalam sejarah Islam.

Sebagaimana masjid pada umumnya, amalan di sini dijalankan dengan menjaga kebersihan dan ketenangan. Tidak ada tata cara khusus di luar tuntunan ibadah biasa; yang utama adalah menghadirkan niat untuk mengambil pelajaran dari sejarah masjid pertama umat Islam.

Waktu dan Suasana Kunjungan

Masjid Quba berjarak beberapa kilometer dari Masjid Nabawi, sehingga kunjungan biasanya dilakukan dengan kendaraan rombongan pada pagi atau sore hari. Waktu pagi sering dipilih karena hawanya lebih sejuk dan tempat masih lapang.

Suasana di Masjid Quba relatif lebih tenang dibanding Masjid Nabawi. Jamaah dapat shalat, berdoa, dan berzikir dengan khidmat tanpa keramaian yang terlalu padat, sehingga kunjungan terasa lebih khusyuk. Banyak rombongan menggabungkan kunjungan ini dengan ziarah di sekitar Madinah.

Kesalahan Umum Jamaah di Masjid Quba

Beberapa kekeliruan yang sering terjadi:

  • Menganggap shalat di Masjid Quba sebagai pengganti umrah, padahal keutamaannya disebutkan sebagai berpahala seperti umrah dan bukan penggantinya.
  • Terburu-buru sehingga tidak sempat shalat dan berdoa dengan tenang.
  • Lupa waktu berkumpul kembali sehingga menahan rombongan.
  • Berbicara keras atau bercanda di dalam masjid.

Menjaga adab dan memanfaatkan kunjungan singkat ini untuk ibadah akan membuat ziarah lebih bermakna.

Tips Praktis Berkunjung ke Masjid Quba

Agar kunjungan berjalan lancar: ikuti jadwal rombongan, siapkan pakaian yang rapi dan nyaman, serta bawa alas kaki ringan karena area masjid cukup luas. Tentukan titik kumpul kendaraan sebelum masuk agar tidak salah arah saat keluar.

Manfaatkan waktu untuk shalat dan berdoa, dan hindari berbelanja atau berfoto terlalu lama bila jadwal terbatas. Simpan barang bawaan dengan baik dan kembali ke titik kumpul sesuai waktu yang disepakati bersama pembimbing.

Dalil & Sumber

لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِ
Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar ketakwaan sejak hari pertama lebih pantas engkau berdiri (shalat) di dalamnya.
Barang siapa bersuci di rumahnya lalu mendatangi Masjid Quba dan shalat dua rakaat di dalamnya, maka baginya pahala seperti umrah.

Pertanyaan Umum

Mengapa Masjid Quba istimewa?

Masjid Quba adalah masjid yang pertama dibangun Nabi Muhammad ﷺ setelah hijrah di Madinah, dan shalat dua rakaat di dalamnya memiliki keutamaan menurut hadis.

Apakah shalat di Masjid Quba sama dengan umrah?

Hadis menyebutkan bahwa shalat dua rakaat di Masjid Quba berpahala seperti umrah. Meski demikian, hal ini tidak menggantikan kewajiban haji atau umrah yang sesungguhnya.

Di mana letak Masjid Quba?

Masjid Quba berada di kawasan Quba, bagian selatan Madinah, berjarak beberapa kilometer dari Masjid Nabawi.

Siap Menunaikan?

Tanya langsung, jangan menebak.

Harga terbaru, ketersediaan seat, jadwal kloter, sampai alamat kantor dan legalitasnya — kami jawab lengkap di satu chat WhatsApp. Tidak ada formulir, tidak menunggu balasan email.

Chat Konsultasi WhatsApp Lihat Paket 1447H
Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) berizin Kementerian Agama RI · PPIU No. 0213010012486 · +62 821-1268-5085
Tanya Sekarang